Forum Petani Kelapa Sawit BERkeLANJUTAN Indonesia

Petani Swadaya Menuju Minyak Sawit Berkelanjutan

Tempat belajar bagi petani swadaya untuk peningkatan kapasitas petani-petani swadaya baik yang telah mendapatkan sertifikat berkelanjutan (sustainability) maupun yang sudah memiliki komitmen dan sedang dalam proses menuju sertifikasi.

TENTANG KAMI

FORTASBI (Forum Petani Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia) adalah forum yang digagas oleh beberapa NGO dan organisasi petani kelapa sawit di Indonesia pada tanggal 14 Agustus 2014 di Jambi dan sebagai sebuah wadah untuk meningkatkan kapasitas petani swadaya kelapa sawit menuju sertifikasi berkelanjutan. Gagasan ini dibangun dengan harapan terdapat forum yang menjadi wahana diskusi bagi petani-petani swadaya di Indonesia dan NGO untuk bersama-sama mempromosikan minyak sawit berkelanjutan baik itu dengan skema RSPO (Roundtable on Sustainable Palm Oil), ISPO (Indonesia Sustainable Palm Oil) dan bahkan ISCC (International Sustainability and Carbon Certification). FORTASBI juga diharapkan mampu menjadi tempat belajar bagi petani swadaya untuk peningkatan kapasitas petani-petani swadaya baik yang telah mendapatkan sertifikat berkelanjutan (sustainability) maupun yang sudah memiliki komitmen dan sedang dalam proses menuju sertifikasi.

Anggota FORTASBI hingga saat ini berjumlah 32 kelompok tani, diantaranya Asosiasi Swadaya Amanah dan Asosiasi Petani Swadaya Mandiri dari Riau; GAPOKTAN Tanjung Sehati, Forum Petani Swadaya Merlung Renah Mendalu, KUD Makarti, Asosiasi Petani Berkah Mandah Lestari, Koperasi Mutiara Bumi, KUD Makarti, KUD Marga Jaya, dan Asosiasi Citra Putra Harapan dari Jambi; KUD Teratai Biru, KUD Damai, KUD Karya Lestari, KUD Mekar Sari, KUD Pemura, KUD Permai Jaya, KUD Sari Makmur, KUD Sumber Rejeki, KUD Tuhu Asih, KUD Marga Makmur, KUD Sangkan Urip, dan KUD Karya Mulya dari Sumatera Selatan; UD Lestari dan Gapoktan Boluk Bersatu Nagori Boluk dari Sumatera Utara; KUD Tani Subur, BUMDES "Karya Mandala Makmur", POSYANTEK Desa "Bersama", Koperasi Sawit Bangkit, Asosiasi Petani Kelapa Sawit Mandiri, Kelompok Tani Tenera , dan KUD Sawit Jaya dari Kalimantan Tengah; Koperasi Keling Kumang dari Kalimantan Barat; dan Koperasi Jasa Mutiara Kongbeng dari Kalimantan Timur. NGO atau Mitra FORTASBI yang turut menggagas yaitu Yayasan SETARA Jambi, WWF Indonesia, SNV, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS), Sawit Watch dan Yayasan Penelitian Inovasi Bumi (INOBU).

Visi

Mendorong sumber kehidupan petani yang berkelanjutan untuk generasi saat ini dan generasi mendatang.

Misi

1. Mentransformasikan praktik perkebunan yang berkelanjutan
2. Menjadi jembatan komunikasi antara petani dengan stakeholders
3. Memperkuat kapasitas dan pengetahuan petani

Tujuan

Forum petani kelapa sawit berkelanjutan Indonesia bertujuan untuk mengangkat potensi petani swadaya dalam berdiri di suatu forum internasional.

bagaimana FORTASBI bekerja untuk Petani Swadaya Indonesia

Ada 4 hal yang FORTASBI lakukan dalam berkerja sama, yaitu :

1

Pelayanan Sekolah Petani
Untuk Anggota

2

Pelayanan Sekolah Petani
Untuk Non Anggota

3

Kerja Sama Dengan Unit Sertifikasi (Mill/Perusahaan)

4

Praktik – Praktik Terbaik oleh Petani Swadaya

Anggota Fortasbi

Ada lebih dari 32 Anggota yang sudah bergabung dengan kami

PELAYANAN

SEKOLAH PETANI adalah salah satu inisiatif yang dikembangkan oleh FORTASBI pada bulan September 2018 lalu, untuk memberikan dukungan peningkatan kapasitas petani swadaya secara sistematis dan berkelanjutan

BERITA TERKINI

PETANI SWADAYA berhasil PERANGI ASAP ditahun 2019

Ditengah kondisi Indonesia yang terkepung asap diberbagai wilayah di Indonesia akibat dari kebakaran lahan dan hutan, pada hari senin lalu, 23 September 2019, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, dalam acara “Pertemuan Petani; Bergotong Royong Mempercepat Pencapaian minyak sawit berkelanjutan di Indonesia” Sebanyak 32 Kelompok Petani yang terdiri dari KUD, Gapoktan, Asosiasi, Bumdes, Forum Petani dan Kelompok Tani, yang berasal dari Sumatera Utara, Jambi, Riau, Sumatera Selatan, Pangkalan Bun, Katingan, Seruyan, SIntang dan Kongbeng Kutai Timur, menyatakan komitmen untuk mentransformasikan minyak sawit berkelanjutan dengan skema sertifikasi ISPO, RSPO dan ISCC di Indonesia.

MASYARAKAT LOKAL di JAMBI BERHASIL RAIH SERTIFIKAT RSPO

Setelah Forum Petani Swadaya Merlung Renah Mendaluh (FPS-MRM) berhasil meraih sertifikat RSPO ditahun 2017 lalu, kini ditahun 2019, Asosiasi Petani Berkah Mandah Lestari (APBML) raih sertifikat RSPO di Bangkok. Sekitar 218 anggota dengan luas 598 Ha yang tergabung dalam APBML. Yang menarik dalam kelompok ini adalah, hampir 70% petani swadaya yang tergabung dalam APBML adalah masyarakat lokal atau masyarakat tempatan, dimana sebelum mereka menanam kelapa sawit, mereka adalah petani karet alam.

Terima Insentif 126.950 U$ pertahun; FORTASBI dan Yayasan Setara Jambi Latih Petani Swadaya Bersertifikat RSPO dalam Mengelola Keuangan

Propinsi Jambi adalah propinsi yang memiliki komitmen penuh terhadap implementasi standar minyak sawit berkelanjutan. Tidak hanya di level perusahaan besar, tapi petani swadaya juga terlibat dalam mempromosikan implementasi standar minyak sawit berkelanjutan. Hingga tahun 2019, sekitar 4 Kelompok Petani swadaya telah bersertifikat RSPO, 2 Kelompok bersertifikat ISPO dan 1 Kelompok bersertifikat ISCC yang berada di Provinsi Jambi.

inisiator

mitra

Petani Swadaya Menuju

Minyak Sawit Berkelanjutan

Bersama petani sawit, kita bangun Indonesia

Kontak Kami

Jl. Danau Kerinci, Blok E2 No 10 Tegallega
Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor
Jawa Barat 16129

(0251) 836-5959

info@fortasbi.org

Close Menu