Sekolah Petani Fortasbi

Ayo jadi bagian dari pembangunan berkelanjutan !

Sumberdaya manusia (SDM) tidak akan tercipta dengan sendirinya, dibutuhkan sebuah proses pembelajaran terus menerus sejalan dengan kemajuan teknologi dan informasi serta paket-paket teknologi yang terbukti menguntungkan bagi petani sawit dan keluarga untuk kesejahteraanya terus berkembang. Kegiatan pendidikan dapat diperoleh melalui program sekolah petani FORTASBI. Melalui pelatihan dan pembelajaran, seseorang akan terangkat derajat dan cara berfikirnya. Sehingga, lahirlah orang-orang terdidik untuk modal pembangunan bangsa.

Untuk membangun system pertanian berkelanjutan dibutuhkan SDM yang berkualitas. Lebih dari itu, tersedianya SDM yang berkualitas merupakan modal utama bagi daerah untuk menjadi pelaku (aktor), penggerak pembangunan di daerah. Karena itu untuk membangun pertanian berkelanjutan, kita harus membangun sumber daya manusianya. SDM yang perlu dibangun di antaranya adalah SDM masyarakat pertanian agar penyuluhan terarah pada sasaran pembangunan.

Untuk membangun SDM masyarakat pertanian tersebut dibutuhkan SDM trainer lokal pertanian yang mampu menumbuhkembangkan kemampuan (pengetahuan, sikap dan keterampilan) petani. Sehingga trainer dituntut memiliki kompetensi dibidang penyuluhan serta menguasai perkembangan teknologi dan informasi dibidang pertanian. Dengan demikian terciptanya SDM masyarakat pertanian yang dapat mengelola usaha taninya dengan baik.

Tujuan Program Sekolah Petani Fortasbi adalah dalam rangka menghasilkan SDM pelaku pembangunan pertanian yang kompeten sehingga mampu mengembangkan usaha pertanian yang berkelanjutan, tangguh, bertani lebih baik (better farming), berusaha tani lebih menguntungkan (better bussines), hidup lebih sejahtera (better living) dan lingkungan lebih sehat. Program ini dikhususkan bagi trainer atau petani,sebagai wadah pemberdaya petani dalam pendampingan untuk:

  1. Membantu menganalisis situasi-situasi yang sedang mereka hadapi dan melakukan perkiraan ke depan;
  2. Membantu dalam menemukan masalah;
    Membantu dalam memperoleh pengetahuan/informasi guna memecahkan masalah;
  3. Membantu dalam mengambil keputusan, dan
  4. Membantu dalam menghitung besarnya risiko atas keputusan yang diambilnya.
    Demi terwujudnya hal tersebut, saat ini trainer dan petani dituntut memiliki kompetensi yang baik dan berkualiatas dalam melaksanakan tugasnya. Kompeten yang berarti seseorang trainer memiliki kecakapan dan kemampuan didalam bidangnya tentunya sesuai dengan jenjang tingkat dan sesuai kriteria pelatihan sebagai seorang trainer.

Peningkatan kecakapan dan kemampuan tersebut haruslah dilatih secara terus menerus agar seorang trainer pertanian berkelanjutan memilikinya. Untuk itulah pendidikan dan pelatihan seorang trainer menjadi penting untuk pengembangan pengetahuan dan profesionalismenya sebagai seorang trainer yang menjadi ujung tombak pembangunan pertanian di negeri ini.

Master Trainer

Dani Rahadian Hidayat

Expert on HCV, GAP , ISPO, and ISCC

Harris Silalahi, S.Si

Expert on RSPO Independent Smallholder Standard (RISS) and Auditor

Dr. Feybe Lumuru

Expert on FPIC (Free, Prior and Informed Consent)

Tri Padukan Putra

Expert on GAP (Good Agricultural Practice)

Panca Pramudya

Expert in Organization Management

H. Narno

Expert on Certification

Jalal Sayuti

Expert on Certification

Sutiyana

Expert on Certification

Rukaiyah Rafik

Expert on ics, rspo & audit internal)

Surianto

Expert on GAP (Good Agricultural Practice)

Sahadi

Expert on Documentation

Lukita Wardhani

(Business Principles and Children’s Rights)

Lokal Trainer HCV
(High Conservation Value)

Ade Akbar

Koperasi Jasa Mutiara Kongbeng (Kutai Timur, Kalimantan Timur)

Agus Suyono

PPKSS Tayo Barokah (Rokan Hulu, Riau)

Amril

Koperasi Beringin Jaya (Siak, Riau)

Dewi Maimunah

Koperasi Perkebunan Sawit Marga Indah (Kutai Timur, Kalimantan Timur)

Dharu Prasetyo 

Koperasi Serba Usaha Pantun Sejahtera

Edo Pratama

APKS Keling Kumang (Sintang, Kalimantan Barat)

Fransiska Angela

Koperasi Jasa Mutiara Kongbeng (Kutai Timur, Kalimantan Timur)

Jumadi

UD Lestari (Batu Bara Sumatera Utara)

Khairul Anam 

Koperasi Konsumen Tebing Tinggi Pangkatan Sejahtera (Labuhan Batu, Sumatera Utara)

Marino Saputra

Gapoktan Tanjung Sehati (Merangin, Jambi)

Sriyono

ACPH (Asosiasi Cahaya Putera Harapan (Batanghari, Jambi)

Tri Ariyanto

Fortasbi (Ketapang)

Zamzami

FPSS Semarak Mudo (Rokan Hulu, Riau)

Lokal Trainer RISS
(RSPO Independent Smallholder Standard)

Agung Wicaksono

Asosiasi Sawit Rakyat Mandiri (Berau, Kalimantan Timur)

Ahmad Zulman

Forum Petani Swadaya Merlung Renah Mendaluh FPS - MRM (Tanjung Jabung Barat, Jambi)

Ali Sobirin

KUD Sawit Jaya (Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah)

Antonius Anyu

Aliansi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang (Sintang, Kalimantan Barat)

Asmadi Sinaga, S.P.

KOPERASI SADA KATA (Subulussalam, Aceh)

Eko Subroto

PPKSS TAYO BAROKAH ROKAN HULU (RIAU)

Eko Suwardi

(APBML) Asosiasi Petani Berkah Mandah Lestari (Tanjung Jabung Barat, Jambi)

I Ketut Sutrisno

KUD. Mitra Bersama (Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan)

Jumal

PPKSS Tayo barokah (Rokan Hulu, Riau)

Mutingah

KUD Pemura (Musi Rawas Utara, Sumatera Selatan)

Paris Hartono

Aliansi Petani Kelapa Sawit Keling Kumang (Sintang, Kalimantan Barat)

Prihati

KUD Mekar Sari (Musi Rawas, Sumatera Selatan)

Rudi Mutalib

Koperasi Beringin Jaya (Siak, Riau)

Rudy Fahrianor

LHI (Lingkar Hijau Indonesia)

Sartono

Bumdes Karya Mandala Makmur (Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah)

Siswadi

ACPH (ASOSIASI CAHAYA PUTERA HARAPAN) (BATANGHARI, JAMBI)

Suwarno

Forum Petani Sawit Swadaya Semarak Mudo (Rokan Hulu, Riau)

Suratno Warsito

Koperasi Rimba Harapan (Sintang, Kalimantan Barat)

Sumaryanto

APBML (Asosiasi Petani Berkah Mandah Lestari) (Tanjung Jabung Barat, Jambi)

Pengunjung Sekolah Petani

Sosial Media Fortasbi

Berita Terkini Fortasbi

Alamat: 

Jalan Katulampa Raya No. 2, Perum Padjajaran Regency Blok B.10. RT.02/RW.18, Katulampa, Kec. Bogor Timur, Kota Bogor. Jawa Barat 16144, Indonesia.

– ©copyright Fortasbi Indonesia 2022 –